Tali Pocong

Anda mungkin pernah mendengar Tali Pocong, adalah sebuah kain putih /mori yang disobek untuk mengikat kain dikepala orang mati, mengenai tali pocong saya ada cerita sebagai berikut

Waktu itu kurang lebih sekitar jam 11 malam saya mengantar ustad naik motor pulanng kerumahnya selesai acara tawasulan dirumah salah satu teman, dalam perjalanan pulang menuju rumahnya kami melewati makam penduduk yang mau ga mau harus kami lewati ,tetapi alangkah terkejutnya pada waktu melewati pohon randu besar yang dipinggir makam, ustad melihat benda yang bersinar putih dibawah pohon randu tersebut, untuk menghilangkan rasa penasaran ustad menyuruh saya memberhentikan motor saya untuk melihat barang apa sebenarnya yang bersinar dibawah pohon randu dan kemudian kami berdua mendekati barang tersebut, tetapi alangkah terkejutnya ustad begitu mengetahui benda apa sebenarnya yang didepan kami, yaitu Tali Pocong yang sudah ada ikatannya sebanyak tujuh ikatan/simpul, warnanya agak coklat dan kumel panjangnya kurang lebih 30mm. Tali ini adalah tali pocong yang sudah pernah dipakai seseorang untuk maksud tertentu kata ustad, lebih baik kita buang ketengah makam agar tidak jatuh ketangan orang yang salah dan tidak disalahgunakan oleh orang lain sambungnya dan saya angguk aja ikuti kata dia karena dia yang paham terhadap barang tersebut.

Setelah kami buang ketengah makam yang banyak pohon dan ilalang tinggi yang tidak gampang ditemukan oleh orang lewat, kami melanjutkan perjalanan pulang menuju kerumah ustad dan sesampainya dirumah kami terkejut lagi melihat tali pocong yang telah kami buang ada diteras samping rumah, langsung aja ustad menyerahkan
tali pocong itu ke saya dan cepat2 saya tolak,dulu pernah punya dikasih orang dan efeknya tidak bagus buat keluarga, biasanya yang punya tali sering nongol/ganggu keluarga

Karena saya tidak mau merawat benda tersebut terpaksa ustad menaruh tali tersebut di saung belakang rumah ( gubuk kecil diluar rumah untuk tawasulan jamaah) dan benar saja belum berapa lama menyimpan tali pocong terdengar suara cewe menangis padahal tidak ada siapa2 disitu setelah dicheck ustad ternyata arwah ghoibnya yang punya tali minta tolong dikembalikan ketempat asalnya, saya langsung bingung mendengar penjelasan dari ustad, mau dipulangin kemana dan bagaimana caranya, sedngkan dia ikut sendiri,lagipula makamnya dimana? Apakah harus digali makamnya untuk mengembalikan tali tersebut sedangkan kalau ketahuan orang waktu gali makam maka akan timbul prasangka negatif, akhirnya malam itu ustad putuskan dibiarkan saja dulu tali pocong disaung sambil mencari jalan terbaik besoknya.

Setelah beberapa hari belum ada jalan keluarnya, datang salah satu jamaah ustad yang mau merawat tali pocong dan langsung aja ustad menyerahkan barang tersebut untuk dibawa pulang..setelah beberapa hari terdengar khabar orang tersebut mengembalikan tali pocong karena tidak tahan keluarganya terganggu oleh arwah yang punya tali dan hal ini sudah 3x dibawa orang yang berbeda tetapi dikembalikan lagi.

Setiap malam jumat para jamaah kumpul untuk tawasulan dirumah ustad, tetapi untuk malam itu ditambah doa dan dzikir yang dikhususkan untuk mendoakan arwah yang punya tali pocong agar dapat yang terbaik dari ALLAH SWT.
Alhamdulillah selang dua hari tali pocong diserahkan pada seseorang yang datang ke ustad yang mau merawat dan mengusahakan tali pocong tersebut kembali ketempat asalnya…sampai sekarang orang tersebut tidak mengembalikan tali tersebut…mungkin sudah cocok atau sudah kembali ketempat asalnya, sampai sekarang belum ada kabarnya lagi………….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: