Berbagi Cerita Nangkap Jenglot

Anda mungkin sudah sering mendengar kata jenglot, seperti benda mati tapi sebenarnya hidup, seperti monster kecil menyerupai manusia mempunyai taring dan kuku yang panjang, tetapi kami menyebutnya simanis karena hitam, tidak begitu serem dengernya dan kalau dibicarakan agak lama simanis langsung nongol.

Katanya jenglot/simanis pada masa ribuan tahun lalu adalah manusia (seorang pertapa) yang tengah mempelajari ilmu Bethara Karang. Ilmu Bethara Karang diyakini sebagai ilmu keabadian. Artinya, setiap orang yang memiliki ilmu tersebut akan hidup abadi di dunia. “Namun, akibat kutukan, jasad jenglot tidak diterima di dunia sedangkan rohnya tidak diterima di akherat. Maka roh tersebut seperti terpenjara dalam jasad kecil , Setelah itu, sang pertapa menjadi emosional dan merasa sebagai jawara. Tak pelak, tubuhnya pun menyusut, hingga akhirnya mengecil. Empat taring tumbuh memanjang, tak sebanding dengan lebar mulutnya. Katanya, itu sebagai lambang keganasan dan sifat liar sang monster.
jenglot dilihat dari dimensi realita, hanya tinggal mumi. Namun, ia masih memiliki energi, di mana rambut dan kuku jari terus memanjang. Bahkan, posisi kaki dan tangan pada saat-saat tertentu akan berubah dan matanya bisa menyala seperti sinar laser yang menyilaukan.

ada beberapa kali kami dapat jenglot/simanis dalam ritual penarikan barang ghoib dengan ustad dan salah satunya saya ceritakan sebagai berikut :

Awalnya membantu saudara temen yang kena penyakit ghoib malah dapetnya simanis

Ada seseorang teman minta tolong kepada saya, dia punya saudara diluar pulau jawa matanya buta belum beberapa lama ( 6 hari) padahal sebelumnya bisa melihat dengan normal. keluarganya sudah berusaha berobat ke dokter dan rumah sakit tetapi belum ada perkembangannya bahkan sudah syariat ke orang pintar juga tetapi hasilnya sama masih nihil. Selesai menceritakan keadaan saudaranya saya menganjurkan yang bersangkutan dibawa ke ustad saya karena saya check penyakitnya sangat tidak wajar dan aura negatifnya sangat besar kalau tidak segera ditangani dikhawatirkan menjadi penyakit permanent .
Atas saran saya, temen menyetujui, dan besoknya yang bersangkutan langsung dibawa ke ustad dan diteropong mata batin ternyata yang bersangkutan pernah menginjak pusaka ditanah keramat tanpa sengaja dan hal ini di amini oleh yang bersangkutan pernah kelokasi tersebut tetapi tidak tahu kalo ditempat tersebut ada pusakanya, padahal pusaka itu yang jaga bangsa ghoib yang sangat kuat tanpa buang waktu langsung dilakukan acara ritual penyembuhan yang sebelumnya dilakukan tawasulan dulu .Begitu selesai tawasul mulai penarikan penyakit ghoib dimata pasien yang mengakibatkan buta, begitu ditarik langsung keluar sinar putih yang sangat menyilaukan mata memantul ketembok dan segala arah dan segera ustad menjinakkan sinar itu dan di buang.
Pada waktu keluar sinar putih yang menyilaukan ( waktu ritual semua lampu dimatikan sehingga sangat gelap sekali sehingga sangat jelas sinar tersebut memantul kesana kemari) sebelumnya yang ada disitu harus menutup matanya masing2, kalo tidak sinar tersebut menyerang mata yang membuka sehingga bisa mengakibatkan kebutaan. selesailah tahap pertama untuk penarikan penyakit ghoib dimata, dan pasien langsung bisa melihat meskipun agak samara-samar.
Tahap kedua dilanjutkan yaitu penarikan pusaka ditanah keramat yang diinjak si pasien dengan perantara badan sipasien. Penarikan pun dimulai kami berempat dan dipimpin oleh ustad saya, begitu ditarik ternyata banyak benda pusakanya ditanah itu yang keluar/jatuh, karena saking banyaknya proses penarikan dilanjutkan lagi tetapi begitu penarikan yang terakhir tidak ada yang jatuh lagi barang pusakanya tetapi terlintas ada sinar warna merah yang berkelebat, didalam hati saya apa ini MD…tetapi kok berpindah pindah terus saya mulai curiga, saya lihat ustad bawa ember plastik besar warna hitam dari kamar mandi yang sudah tidak ada airnya dan begitu ada aba2 dari ustad kami suruh tarik yang berkelebat itu langsung jatuh dan kita disuruh segera tutup pakai ember yang sudah dipersiapkan sebelumnya agar cahaya warna merah tersebut bisa ditangkap dan begitu warna merah tersebut sudah tertutup dengan ember tiba tiba ember tersebut bergerak sepertinya barang yang tertutup ember mau keluar tanpa diberi komando salah seorang temen langsung menahan dengan kedua tangannya tetapi ember tersebut bergerak sangat kuat maka kami berempat langsung ikut menahan ember dan masih terangkat juga maka kami minta temen yang lain agar membantu ikut menahan ember tersebut, setelah agak tenang kami semua istirahat sebentar karena yang terakhir ini sudah menguras tenaga dan mulai berpikir barang apa didalam ember itu sehingga kuatnya mengangkat ember yang ditahan 5 orang, untuk menghilangkan rasa penasaran setelah selesai istirahat salah satu temen disuruh meraba apa isi dalam ember tertutup itu begitu tangan masuk langsung ada sinar merah keluar dan terdengar suara menjerit dari temen saya yang memasukkan tangannya kedalam ember dan begitu dilihat ternyata dia digigit simanis…langsung spontan kami mundur dan waspada karena sudah membuat simanis jadi wujudnya dan kelihatannya sangat marah seperti kehausan darah..
Tidak beberapa lama terdengar temen yang lain menjerit lagi karena lehernya ada yang gigit begitu dipegang ternyata simanis ( lumayan kena gigit simanis selain njarem bekas gigitan linunya sampai ke tulang ) dan satu persatu semua digigit simanis termasuk saya sendiri karena untuk umpan/jontrot agar simanis keluar dan menggigit kita baru bisa kita pegang dan pada waktu melepas simanis dari gigitan jangan dipaksa kalau tidak bisa2 tubuh /kulit kita terkoyak dengan giginya yang tajam.
Waktu sudah menunjukkan jam 4 pagi dan simanis sudah ditangkap ada sepasang, ternyata dia sebagai penunggu tanah keramat tersebut, tinggal mau dibuang kemana simanis ini karena kalo ditinggal dideket rumah ritual sangat menggangu yang punya apalagi simanisnya sangat galak dan kelaparan karena terlihat dari sorot matanya yang mengeluarkan sinar merah seperti sinar laser yang dimainkan anak-anak tetapi kalo kita melihat sinar tersebut bisa bikin pusing kepala dan bisa2 buta mata kita kalo menantang mata simanis, akhirnya diambil kesepakatan sebelum dibuang simanis diberi darah masing2 10 ampul darah beli di PMI agar tidak beringas/galak lagi pada waktu pembuangan.
Keesokan harinya setelah dikasih minum darah simanis akan dibuang dengan dibungkus dengan bamboo hitam rencana dibuang di sungai yang airnya mengalir ke laut, tetapi sebelum dibuang datang seseorang ahli supranatural yang mengaku dapat wangsit kalo semalam kami dapat jenglot sehingga dia datang, kami sangat heran secepat itu orang datang mencari simanis berarti simanis ini beraura besar…tanpa pikir panjang begitu ada yang berminat langsung saja kedua simanis diberikan sama ahli supranural tersebut dengan perasaan gembira karena sudah tidak punya tanggungan lagi. Tetapi alangkah kecewanya esok harinya mendengar khabar bahwa orang tersebut mengembalikan simanis dengan alasan sangat galak dan tidak bisa ditundukkan karena dia digigit terus ..padahal orang tersebut sudah ahli dalam menangani simanis tetapi yang ini dia angkat tangan. Akhirnya kembali ke rencana awal simanis harus dibuang dengan bawa sepeda motor (motor terasa berat tetapi tidak ada masalah dijalan) ke sungai yang airnya mengalir ke laut akan tetapi belum lama dibuang simanis sudah nongol lagi ditempat dimana kami ritual, dicoba lagi buang ketengah laut dengan menyewa perahu tetapi tetap balik lagi ketempat semula…akhirnya simanis dibiarkan karena sudah tidak mau dibuang lagi.
Dapat dua bulan ada orang yang mencari simanis dengan harga yang bagus maka kami tawarkan simanis dan dia setuju karena melihat simanis agak agresif waktu minum darahnya dan gampang dipanggil/hadir kalau disebut namanya , tetapi syaratnya harus diantar ketempat pembeli dan kami setuju. Setelah disepakati harga dan rencana pengiriman kami mulai membawa simanis dengan digendong berjalan kaki selama 7 jam ketempat tujuan karena simanis sudah lama dan kalo dibawa pakai mobil atau motor dikhawatirkan ada masalah dijalan biasanya kalau gak ban kempes atau mesin yang ngadat/rusak. Selama dalam perjalanan yang melelahkan simanis sering keluar dari tempatnya (bamboo hitam) kemudian dimasukkan lagi dan untungnya perjalanan dilakukan malam hari sehingga sampai disana subuh sehingga tidak begitu panas, sambil menunggu jam 14.00 sore waktu kesepakatan transaksi penyerahan ..simanis sudah kabur /hilang bersama bambunya ………ada rasa kesel dan senangnya keselnya terasa capeknya berjalan dan tidak dapat uang seperti yang direncanakan dan senengnya simanis tidak kembali lagi…….… mau ditarik lagi susah ngerawatnya.

Pesan saya :

Simanis ada yang jinak dan yang ganas tergantung dulunya dia sebagai apa, kalau dulunya jawara pasti sangat ganas atau dulunya tabib mungkin sedikit agak jinak bisa untuk pengobatan dan lain-lain
tetapi saran saya Apabila anda orang yang belum tahu, penasaran/ingin mengetahui seperti apa simanis dan bagaimana, sebaiknya jangan diteruskan apalagi sampai merawatnya, terkecuali anda sudah terbiasa, punya niat khusus terhadap simanis, karena sangat berbahaya bagi diri anda sendiri bila anda tidak bisa merawat dan mengkontrolnya

11 Responses

  1. Kagak lagi dah urusan sama yang satu ini,ngrenteg semua badan,mendingan wisata jiarah aja dech.

  2. selama masih ada urusan tarik menarik barang, simanis masih tetap muncul jua…..

  3. Banyak amat mucul melulu, berarti orang dulu sakti-2 yach.

  4. bukan setiap tarikan barang pasti ada simanis……..maksud saya selama kita ada urusan tersebut khususnya barangnya sangat bagus biasanya simanis ada disekitarnya, dan pada waktu narik biasanya dia yang jaga barang ikut tersedot ..tapi ini ga semua barang ada simanisnya,
    kalau orang dulu sakti2…..menurut saya ga semuanya (Wallahu a’lam bishawaab)

  5. Assalamu’alaikum
    2 d point aj, saya terkesan dengan tulisannya namun saya berharap bisa silaturahmi ketempat antum. Klo antum g keberatan antum sms alamat antum ke nomor ini 021 92719818/081314516090. sebelumnya Jazaakumullah kheer jazaa’. semoga Allah ridlo pada kita semua.Amiin.
    Wassalam.

  6. semoga j dapet yg jinak……………

  7. mas,,beda jenglot sama batara karang apa??
    apa benar bisa di perintah untuk melakukan suatu pekerjaan???saya sering dengar cerita bisa untuk dikendalikan sesuai keinginan…tq sebelumnya

  8. di dpan rmh sy ada jegglot…sy trawang bathin, dia mau ikut sy ,,tpi sy menolak .bkan krna takut atw apa,. kita mnusia yg sempurna,,allah lah yg kuasa,, jdi knapa tkut ,,

    HASYBIALLAHU ALLAIHI……..

  9. waduh, ini artikel tahun 2010… tapi masih asyik juga untuk dibaca…🙂
    salam kenal buat pemilik blog..)
    oh iya, sekalian minta ijin, ada dari salah satu gambarnya saya pasang di blog saya🙂
    trm ksh..🙂

  10. emg susah sih ya di masukin di logika nih simaniss.
    satu hal yg ane pngen tau ane pngen liat tuh simanis gerak gerak and minum darah

  11. Bagaimana cara nangkap simanis? Tolong bagi ilmunya dong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: